Terima kasih
Pesan Anda telah terkirim. Kami akan menghubungi Anda kembali dalam waktu 24-48 jam.
Ups! Terjadi error saat mengirimkan formulir.
Teknologi TTS mengubah teks menjadi ucapan, meningkatkan aksesibilitas dan pembuatan konten, namun kesulitan untuk meniru emosi dan kualitas manusia.
TTS adalah singkatan dari teknologi Text-to-Speech. Ini mengubah cara kami membuat konten digital. Ini mengubah kata-kata tertulis menjadi ucapan dengan perangkat lunak atau dengan menggunakan pengisi suara. Hal ini memungkinkan pembuat konten memilih cara terbaik untuk proyek mereka.
Sejak abad 18 dan 19, TTS telah berkembang pesat. Perubahan besar terjadi pada akhir abad ke-20. Kemudian, opsi suara lainnya hadir pada tahun 1980an dan 1990an. Sekarang, kita melihat teknologi seperti Narator Microsoft.
Pada tahun 2000an, TTS menjadi lebih populer dengan teknologi seluler, seperti iPhone. Kemudian, AI menjadikannya lebih baik, seperti yang terlihat pada Text-to-Speech API Google pada tahun 2010-an.
Ada berbagai cara untuk melakukan TTS, seperti TTS Konkatenatif, Parametrik, dan Neural. Neural TTS menggunakan pembelajaran mendalam untuk ucapan yang sangat alami. Tapi, itu membutuhkan banyak daya komputer.
NLP membantu TTS memahami bahasa manusia dengan lebih baik. Ini memecahkan kata-kata yang tidak jelas dan memastikan ucapannya terdengar benar.
Banyak perusahaan menggunakan TTS untuk berbagai hal. Amazon, Google, IBM, dan lainnya membuat TTS untuk cerita, permainan, bantuan pelanggan, dan banyak lagi.
TTS Wavel AI adalah masalah besar. Ia bekerja dalam lebih dari 70 bahasa dan memiliki lebih dari 250 suara. Itu membuat ucapan terdengar nyata dan dapat mengubah nada dan emosi. Ini bagus untuk video, akting suara, dan membuat audio untuk banyak bahasa.
TTS terus menjadi lebih baik dengan teknologi dan pembelajaran baru. Sekarang, kami memiliki Neural Text-to-Speech, kloning suara, dan banyak lagi. Hal ini membuat permainan menjadi lebih baik dan membantu orang yang tidak dapat melihat dengan baik.
TTS membantu asisten virtual berbicara lebih seperti manusia. Ini membantu dalam mempelajari bahasa dan menjadikan iklan lebih menyenangkan dan pribadi.
Namun, TTS memiliki beberapa masalah. Beberapa orang khawatir ini dapat disalahgunakan atau menimbulkan risiko privasi. Selain itu, membuat ucapan terdengar sangat manusiawi juga sulit.
Pada akhirnya TTS sangat membantu dalam pembuatan konten. Ini menghemat waktu dan uang serta menjaga konten tetap sama. Namun, suara manusia tetap menjadi kunci untuk belajar dan berhubungan dengan orang lain.
Suara Text-to-speech (TTS) mengubah kata-kata tertulis menjadi kata-kata lisan. Mereka sangat populer di banyak industri, terutama di dunia sulih suara. Suara TTS memiliki banyak manfaat tetapi juga memiliki beberapa kelemahan.
Suara TTS memiliki banyak manfaat bagi bisnis dan pembuat konten:
Meski memiliki banyak manfaat, TTS memiliki beberapa kelemahan:
Singkatnya, suara TTS sangat bagus untuk membuat konten audio dengan cepat dan murah. Namun, suara tersebut tidak selalu terdengar sebagus suara aslinya, dan kurang memiliki sentuhan pribadi. Mengetahui poin baik dan buruk TTS membantu bisnis memutuskan apakah TTS tepat untuk mereka.
Teknologi TTS menjadi lebih baik selama bertahun-tahun. Namun, ia belum bisa sepenuhnya menggantikan pengisi suara manusia. Sulit bagi TTS untuk meniru keseluruhan perasaan dan gaya bicara manusia.
TTS tidak bisa berpidato di tempat dengan mengetikkan kata. Hal ini membuatnya kurang fleksibel dibandingkan suara manusia sungguhan. Suara manusia menambahkan sentuhan khusus yang tidak dapat ditandingi oleh TTS.
Ada juga kekhawatiran di dunia sulih suara. Masyarakat takut kehilangan uang karena TTS semakin populer. Pengisi suara mungkin kehilangan kendali atas di mana suaranya digunakan. Mereka juga mendapatkan lebih sedikit uang untuk pekerjaan mereka karena TTS lebih murah.
Tapi, masa depan tampak cerah bagi TTS dalam sulih suara. Ini menjadi lebih pintar berkat teknologi baru seperti pembelajaran mesin. Perusahaan TTS membuat suara yang terdengar sangat nyata dan manusiawi.
Seiring dengan kemajuan TTS, ini bisa menjadi cara yang lebih murah dan mudah bagi pembuat konten untuk membuat konten. Namun, pengisi suara manusia tetap dibutuhkan untuk proyek khusus yang membutuhkan sentuhan pribadi.
TTS adalah singkatan dari teknologi Text-to-Speech. Itu mengubah kata-kata tertulis menjadi kata-kata yang diucapkan. Teknologi ini mengubah cara kita membuat konten digital.
Suara text-to-speech dibuat dengan teknologi TTS. Cara ini cepat, murah, dan menghemat waktu dibandingkan dengan mempekerjakan aktor. Namun, mereka merindukan perasaan dan nada sebenarnya yang dibawakan oleh para aktor.
Mereka juga tidak bisa mengucapkan kata-kata dengan benar dan tidak bisa membuat setiap kata menjadi unik.
TTS telah membaik dengan cepat, namun belum bisa sepenuhnya menggantikan aktor manusia. Itu tidak bisa menandingi perasaan atau kemampuan berbicara manusia. Pelaku khawatir kehilangan uang, tidak punya kendali, dan harga TTS turun.
Namun, TTS sangat bagus untuk menjangkau banyak orang dalam berbagai bahasa. Ini menghemat waktu dan uang dalam beberapa proyek.
Hubungi kami sekarang untuk mengetahui bagaimana layanan sulih suara kami dapat meningkatkan proyek Anda berikutnya ke tingkat yang lebih tinggi.
MulailahHubungi kami untuk layanan sulih suara profesional. Gunakan formulir di bawah ini: